Memilih Spring Dress Sesuai Bentuk Tubuh

Musim semi identik dengan bunga-bunga yang bermekaran, hari yang cerah, ceria, dan dress yang cantik serta feminin. Meski musim semi tidak ada di Indonesia, tapi gaung jenis pakaian yang satu ini terasa dan digemari. Buktinya, makin banyak butik dan desainer memasarkannya. Spring dress umumnya berciri sebatas lutut, flowy, juga ringan. Dress ini  berkesan santai dan nyaman, akan cocok untuk dikenakan di tempat yang iklimnya cenderung lembab dan panas, seperti Indonesia.

Spring dress manis untuk dikenakan di acara casual dan semi formal. Supaya terlihat lebih cantik, pastikan dress yang Anda pilih adalah yang terbaik, pilih yang sesuai dengan bentuk tubuh Anda. Untuk melakukannya, Anda hanya perlu mengukur rasio ukuran lebar pinggang dan pinggul. Lalu, silakan cek yang mana yang merupakan bentuk tubuh Anda di bawah ini.

1. Jika bentuk tubuh Anda adalah tipe tubuh pir (yang lebar pundak lebih kecil ketimbang lebar panggul), carilah dress dengan lingkar leher yang rendah, atau strapless (tanpa tali). Cari dress yang memiliki banyak warna dan corak/motif, dan bagian bawah yang sedikit melebar (A-Line).

2. Untuk bentuk tubuh seperti apel, yang ukuran lebar pundak lebih kecil ketimbang lebar panggul, cobalah untuk mengukur lagi lebar pinggang dan panggul. Jika ukuran pinggang Anda lebih lebar dan pinggul lebih sempit, dress dengan bentuk empire waist akan membuat tubuh Anda lebih ramping, tanpa membuatnya terlihat ketat. Lingkar leher rendah tapi sopan akan terlihat indah pada Anda.

3. Lengan bukanlah bagian paling menarik dari tubuh Anda? Tak masalah, carilah penutup lengan berupa jaket bolero atau dress dengan lengan menggembung (puffy).

4. Figur penuh? Inilah saatnya Anda tampil berbeda. Jika tubuh Anda berlekuk alias, bentuk jam pasir, jangan bersembunyi di balik dress tanpa lekuk atau lurus. Pilih dress dengan corak print yang tak terlalu ramai, dengan warna yang mempertegas warna mata Anda. Cari dress yang bisa diberikan ikatan dengan sabuk, atau yang bagian pinggangnya mengecil.

5. Tambahkan definisi untuk bentuk tubuh lurus. Jika tubuh Anda adalah tipe yang lurus (boyish), Anda bisa mengenakan segala bentuk dress yang girlie di musim semi. Dress A-line sebatas lutut akan memberikan siluet tubuh berlekuk.

1940265p

 

Sumber: kompas.com

Setelah mampu memilih legging dengan berbagai motif dan warna, kini saatnya Anda memadu-padankannya sesuai bentuk tubuh Anda. Dengan sedikit ilmu kreatif, Anda bisa mengenakan tren fashion ini kapan saja!

Bentuk tubuh jam pasir (hourglass)
Bentuk tubuh yang mengecil di pinggang dan melebar di pinggul ini bisa diberi kesan lebih proporsional dengan cara mengenakan vest panjang yang diberi belt sedikit lebar tepat di garis pinggang. Belt yang lebar ini akan menyeimbangkan siluet tubuh Anda yang berlekuk. Pilih legging yang sedikit mengilap dan tebal karena akan merampingkan tubuh Anda. Agar tampilan lebih menonjol, Anda bisa menambahkan aksen tumpuk pada pakaian Anda. Kenakan pumps sebagai pelengkapnya.

Bentuk tubuh atletis
Sekarang ada banyak model legging, dari yang berenda, bermotif print, atau bergaya denim. Untuk yang bertubuh atletis, legging denim yang ketat akan lebih menonjolkan kaki Anda yang kencang daripada jeans. Kenakan blus bergaya feminin yang longgar untuk melunakkan pundak Anda yang kokoh. Masukkan blus ke dalam legging untuk memamerkan pinggul Anda yang ramping.

Bentuk tubuh lurus
Si pemilik tubuh lurus harus memakai apa pun yang bisa mengalihkan perhatian dari pinggang yang rata hingga ke pinggul. Misalnya, bolero dengan model bersusun ini memberi ilusi tubuh bagian atas yang lebih berisi. Untuk menambahkan lekukan pada tubuh, coba kenakan rok mini berlipit di atas legging Anda yang berwarna-warni.

Bentuk tubuh buah pir
Tubuh buah pir bentuknya hampir sama dengan tubuh jam pasir, yaitu melebar di bawah. Hanya saja, tubuh buah pir akan terlihat lebih berat ke bawah. Seimbangkan tubuh bagian atas dan bawah Anda dengan mengenakan jaket pendek. Pinggul dan paha Anda yang besar bisa diselamatkan oleh sweater tipis dan panjang karena tidak menambah kesan berat. Kenakan juga legging dengan motif print untuk menarik perhatian ke arah kaki Anda.

1535008pTubuh hourglass (kiri), dan tubuh atletis

1535526pTubuh lurus (kiri), dan tubuh buah pir

Sumber: kompas.com

5 Gaya dengan Gaun Maksi

Gaun maksi alias gaun panjang menyentuh mata kaki memang sedang tren. Gaun yang rata-rata berpotongan mengikuti bentuk tubuh ini membuat pemakainya terlihat anggun. Corak bunga, paisley, abstrak, hingga garis dengan warna-warna cerah, membuat gaun ini cocok digunakan untuk tampilan non formal dan formal.

Sayangnya, kita seringkali kehabisan akal untuk tampil beda dengan gaun yang sama. Sehingga gaun tersebut akan kita pakai sesekali saja dengan gaya yang sama.

Strategi untuk tampil dengan gaun maksi adalah kreatif mempadupadankan gaun ini. Anda pun tampil beda setiap menggunakan gaun dengan corak yang sama.

1. Tambahkan aksesori
Ikat pinggang akan membentuk lekuk tubuh Anda, karena rata-rata gaun maksi cenderung melebar dari pinggang hingga ke ujung kaki. Sedangkan pashmina bisa digunakan sebagai pemanis saat tampil dengan gaun maksi bermodel backless dan bertali. Cara lain adalah mengenakan kaos atau tank top untuk memodifikasi tampilan gaun agar tidak monoton.

2. Kardigan
Kardigan warna polos dengan model basic (berkancing deret) adalah padanan yang tepat untuk gaun bercorak penuh.

3. Jaket atau cape
Gaun maksi tidak harus tampil secara keseluruhan. Sesekali Anda bisa membentuk kesan layer pada gaun Anda. Caranya? Kenakan jaket berpotongan pendek atau tanpa lengan berbahan jeans atau semi jeans. Suka gaya feminin? Tambahkan saja cape pada bagian luar gaun.

4. Kemeja polos
Siapa bilang gaun maksi tidak cocok dipadu dengan kemeja polos? Kenakan kemeja polos dengan detail kantung di dada. Jangan terpaku mengancingkan keseluruhan kemeja. Cukup ikatkan bagian ujung kemeja membentuk pita. Nah, sekarang Anda tampil lebih kasual.

5. Atasan berwarna gelap dan ikat pinggang
Ingin tampil ke acara formal? Mudah saja. Tambahkan atasan polos berwarna gelap dengan sedikit detail payet. Ikatkan ikat pinggang lebar berwarna kontras dengan warna atasan. Maxidress Anda pun berubah menjadi rok panjang.

1524373p1524373p-2

Sumber: kompas.com

Mengintip Perkiraan Tren Tahun 2010

Tak berapa lama lagi, tren akan bergulir. Ingin tahu busana dan tren apa yang akan mewarnai ranah fashion di pertengahan tahun mendatang? Cek di sini. Siapa tahu Anda bisa lebih dulu mengenakannya sebelum benar-benar booming jadi tren.

Legging bermotif
Jika tahun lalu legging berjaya dengan warna hitamnya, tahun ini diperkirakan akan makin marak dengan ragam motif legging. Di panggung Jakarta Fashion Week yang digelar akhir tahun lalu, perancang Musa W. menampilkan beberapa koleksi legging-nya. Dari yang terbuat dari renda, berwarna hitam-putih, dan bermotif. Kesan yang timbul adalah futuristik.

Warna oranye terang
Warna jingga terang seperti yang bisa Anda lihat pada kerucut penanda jalan ternyata akan menjadi salah satu warna yang disukai. Mungkin juga karena warna ini hampir bisa dibilang warna “wajib” di waktu-waktu liburan. Warna terang ini akan menambah warna pada penampilan yang minimal. Investasikan pada aksesoris jika Anda belum berani mengenakan pakaian berwarna seterang ini. Aksesoris berwarna jingga dalam bentuk ikat pinggang, gelang, atau sepatu bisa dijadikan pilihan.

Atasan bergaris horisontal
Atasan dengan motif garis horisontal masih akan berjaya. Pakaian khas ala pelaut Amerika zaman dulu ini masih akan disukai karena kesan cool yang tampil. Bisa dengan mudahnya dipadankan dengan jins biasa atau celana kargo.

Celana longgar warna abu-abu
Celana sweatpants amat nyaman digunakan karena terbuat dari bahan yang lembut. Carilah yang berwarna abu-abu, padankan dengan sepatu wedges, atasan cantik tapi santai, atau apa pun.

Anoraks atau parka
Anoraks atau parka adalah pakaian luaran untuk melindungi tubuh dari dingin, umumnya dengan penutup kepala. Alexander Wang terlihat memiliki koleksi ini di peragaan busana yang ia langsungkan beberapa waktu lalu. Cocok untuk menutupi dress feminin, plus sangat praktis.

Celana pendek bermotif
Untuk hari-hari yang panas, celana pendek bermotif akan terlihat menarik. Apalagi saat dikenakan untuk berpiknik atau acara outdoor sebagai alternatif untuk rok mini.

Polka dot
Polka dot berkesan vintage karena sudah lama tidak mewarnai tren. Tapi kini polka dot diramalkan akan meramaikan ranah pakaian. Masih cantik jika dipadankan dengan riasan bibir merah dan rambut yang ikal.

Warna neon
BCBG dan Mara Hoffman adalah beberapa perancang yang mulai menggalakkan warna-warna neon sebagai tren di pertengahan tahun 2010 nanti. Tak harus dalam pakaian jika Anda belum berani menggunakannya dari atas sampai bawah. Tapi aksesoris dengan warna neon pun bisa jadi pilihan, misalnya jam tangan.

Pakaian sequin perak
Warna perak memang salah satu warna yang cukup netral dan bisa dipadankan dengan warna lain. BCBG juga terlihat mengedepankan beberapa koleksi sequin perak semacam ini.

1740306p1741374p1742259p

Sumber: Lucky

 

Memakai Hak Tinggi Tanpa Menyakiti Kaki

Sepatu hak tinggi memang punya segudang manfaat. Mulai dari menambah tinggi badan, hingga membuat kaki pemiliknya terlihat lebih jenjang.

Namun terkadang, sepatu hak tinggi membawa banyak masalah untuk kaki. Salah satu problem mereka yang gemar menggunakan sepatu hak tinggi adalah betis yang berotot, jari-jari yang membengkak, bahkan tak jarang salah urat, atau varises.

Padahal, Anda bisa lho, tetap memakai sepatu berhak tinggi tanpa menderita karenanya. J. Alexander, juri America’s Next Top Model, memberikan beberapa tips menggunakan sepatu hak tinggi tanpa harus menyakiti kaki dan tubuh kita.

1. Hindari membeli sepatu hak tinggi yang tidak pas, atau memiliki ukuran 1 kali lebih besar dari ukuran kaki Anda. Patokannya, tidak ada ruang yang tersisa pada bagian tumit, sehingga kemungkinan Anda tergelincir, kaki bengkak, atau cedera semakin kecil.

Jika Anda memaksakan menggunakan ukuran yang 1 kali kali lebih kecil atau bahkan lebih besar, bukan kaki saja yang akan sakit, tetapi juga seluruh tubuh dan wajah Anda. Kalau sudah begini, mana kuat berjalan mengelilingi mall saat sedang sale besar-besaran?

2. Gerakan kaki seperti mengayun. Saat menggunakan sepatu hak tinggi, Anda tidak mungkin menggerakkan kaki seperti menggunakan sandal hak datar. Menggunakan hak tinggi berarti Anda menumpu seluruh berat badan pada ujung kaki. Jadi ayunkan kaki saat melangkah. Fokuskan gerakan pada ujung kaki, agar tubuh Anda tetap seimbang.

3. Langkahkan kaki lebih panjang. Saat menggunakan sepatu hak tinggi, biasakan untuk melangkahkan kaki lebih lebar agar memberikan ruang untuk kaki yang lain. Dengan demikian kemungkinan untuk tersandung dengan kaki lainnya akan berkurang. Selain itu, melangkahlah dengan lebih lambat (langkah panjang tapi lambat). Inilah cara berjalan paling aman.

4. Gunakan bantalan pencegah varises. Tarikan urat pada kaki saat menggunakan sepatu hak tinggi akan membuat Anda tidak nyaman. Gunakan bantalan sepatu dari gel yang akan meredam tekanan langsung pada urat kaki Anda. Saat ini toko yang menjual sepatu hak tinggi umumnya sudah melengkapi dengan bantalan gel dari silikon.

5. Rendam kaki. Selalu rendam kaki dengan air hangat dan garam mandi sehabis seharian menggunakan high heels. Cara ini bisa melancarkan peredaran darah yang mungkin tersendat ketika menggunakan hak tinggi.

1732272p

Sumber: Allure

www.kompas.com

Anda sudah memiliki sepatu berhak tinggi yang Anda idam-idamkan, dan sudah menyiapkan beberapa pasang pakaian yang pasti mampu melengkapinya. Masalahnya sekarang, Anda belum pernah mengenakan sepatu setinggi itu, dan Anda mulai membayangkan bagaimana bila Anda masuk ke tempat kerja dengan penampilan seperti itu. Apakah teman-teman akan meledek karena menganggap Anda tak pantas memakainya, atau Anda khawatir membayangkan harus melewati jembatan menuju selter transjakarta yang panjang itu?

Wah, jika Anda masih mempersoalkan hal-hal semacam ini, Anda masih jauh dari tampil segaya Victoria Beckham. Untuk mampu melangkah dengan nyaman dan penuh gaya, Anda harus mempelajari dulu cara memakai sepatu berhak tinggi yang benar. Begini langkah-langkahnya.

Langkah 1: Pilih sepatu yang tepat
Sepatu yang lucu, cantik, dan elegan memang menggemaskan dan Anda rela menabung untuk mendapatkannya. Namun, jika tidak nyaman dipakai, untuk apa? Percayalah, jika Anda memaksa membelinya meskipun betis terasa senut-senut saat memakainya, maka tak lama lagi sepatu tersebut hanya akan menghiasi rak sepatu Anda.

Karena itu, sebelum membelinya, pastikan Anda sudah mencobanya dengan berjalan-jalan di sekitar toko. Pastikan tidak ada tali yang “menggigit” jari kaki, hak yang terlalu menjulang sehingga telapak kaki Anda tersiksa, atau bagian tumit yang keras sehingga membuat kaki lecet. Sebaiknya Anda membeli high heels dengan bagian depan yang juga tebal (model platform), atau sekalian saja membeli model wedges. Bagian depan yang tebal ini akan berfungsi sebagai peredam kejut untuk telapak kaki bagian depan.

Langkah 2: Percaya diri
Anda sudah memiliki sepatu peep-toe yang mirip seperti milik Nicole Richie. Sekarang, Anda harus memakainya dengan penuh gaya. Anda harus memakai sepatu tersebut, bukan sepatu tersebut yang menguasai Anda. Artinya, jika Anda tak cukup pede untuk memakainya, khawatir menjadi perhatian orang atau diolok-olok teman kantor, maka mungkin Anda memang tak pantas memakainya.

Langkah 3: Atur postur Anda
Postur tubuh penting diperhatikan saat Anda memakai high heels karena, jika tidak, maka orang mengira Anda akan terjungkal ke depan. Atau, Anda akan terlihat bungkuk, dan yang pasti terlihat tidak nyaman memakainya. Gagal deh, kesan seksi yang ingin Anda tampilkan.

Untuk memperoleh postur yang baik, tegakkan pundak Anda ke belakang dan mengarah ke bawah karena ini akan membuka area dada dan membantu memanjangkan leher Anda. Kemudian, bayangkan seutas kabel terpasang di tulang belakang Anda, lurus ke arah kepala, dan dengan halus menarik Anda ke atas. Usahakan kepala Anda tidak kaku. Lalu, angkat dagu Anda sehingga tatapan mata Anda lurus ke depan. Terakhir, regangkan bokong seolah Anda seorang balerina. Berlatihlah untuk melangkah dengan postur seperti ini.

Langkah 4: Langkah-langkah panjang
Bayangkan Anda melangkah dengan high heels seperti saat Anda menggunakan sepatu jogging Anda, yaitu telapak seluruhnya rata di tanah, dengan langkah-langkah panjang. Kebanyakan wanita akan berjalan tertatih-tatih dengan bertumpu pada bagian depan kaki karena mengira permukaan yang meningkat akan mengurangi risiko jatuh. Namun, hanya karena hak sepatu itu tipis, tidak berarti ia akan patah. Biarkan hak menyentuh tanah lebih dulu untuk membantu menjaga keseimbangan Anda dan mengurangi beban dari bola kaki Anda.

Langkah 5: Dorong ke depan
Setelah Anda mampu berjalan rata dari hak hingga jari-jari kaki, tumpukan beban Anda di belakangnya. Jangan berjalan seolah-olah Anda baru menginjak kotoran dan buru-buru mengangkat kaki Anda. Cara ini sama sekali tidak terlihat seksi. Untuk mulai berjalan, biarkan betis dan kaki mengayun seolah-olah dari engsel lutut Anda. Hal ini memungkinkan Anda untuk memindahkan dengan perlahan beban dari hak sepatu ke jari-jari kaki, dan membantu menciptakan dorongan saat Anda melangkah ke depan. Pastikan pergelangan kaki dan lutut tidak kaku sehingga Anda dapat meredam efek dari setiap langkah. Setelah merasa nyaman dengan langkah ini, biarkan pinggul Anda bergerak mengikuti ayunan langkah Anda.

Langkah 6: Ayun pinggul Anda
Terakhir, cobalah untuk rileks. Semakin tinggi hak sepatu Anda, semakin Anda merasa khawatir saat berjalan. Jadi, pastikan pundak dan leher Anda tidak tegang saat mengimbanginya. Longgarkan lengan ketika berjalan, biarkan pinggul sedikit bergoyang, dan sedikit melambung saat melangkah.

Bila Anda merasa pelajaran melangkah ini sedikit sulit, Anda tidak salah. Namun, percayalah, semua perempuan yang terlihat nyaman memakai high heels-nya adalah karena mereka sudah terlatih mengenakannya. Jika “jam terbang” Anda belum lama, maka kini saatnya Anda mempelajarinya.

Sumber: kompas.com

Tren Musim Autumn/Winter 2009

Menjelang akhir tahun, berarti memasuki musim gugur dan dingin. Para desainer fashion di belahan dunia lain sudah berlomba-lomba menciptakan tren menurut kreasi mereka sejak awal tahun ini. Namun, terlihat benang merah yang sama dari para desainer fashion ini. Berikut di antaranya;

Lipstik gelap
Sepertinya para desainer sedang mencoba mengikuti tren gothic pada saat bersamaan. Entah ada kaitannya dengan film bertemakan vampir yang makin tenar belakangan ini atau tidak. Anda tak perlu mengikuti tren ini dengan serta merta menggunakan lipstik berwarna gelap. Anda bisa tetap mengikuti tren tapi tetap tampil seperti manusia biasa. Coba gunakan warna lipgloss berwarna gelap, seperti Oriflame Beauty Gloss Berries. Pilih warna varian Blackberry Punch dan Blueberry Crush. Pelembap bibir ini dikemas dalam kemasan tube 12 ml dengan harga Rp 37.900, diperkaya pula dengan vitamin B, C, antioksidan, dan ekstrak buah yang membuat lipgloss ini terasa manis. Ingin membuat warna gelap yang berbeda? Coba kunjungi Martha Tilaar Beauty Shop (dulunya Puri Ayu) di Mal Taman Anggrek. Mereka menyediakan fasilitas peracikan warna lipstik sendiri di sana hanya dengan harga Rp 40.000.

Pipi merona
Jika pada musim panas lalu, bronzer sempat berjaya, sekarang sudah saatnya menggunakan perona pipi yang berwarna seperti warna pipi Anda setelah dicubit ringan. Ya, karena musim dingin cenderung membuat seseorang terlihat pucat, maka kesan segar dan merona kemerahan akan menjadi tren yang disuka. Coba kenakan perona pipi krim berwarna merah mawar di bagian tulang pipi dan ratakan dengan gerakan memutar ke arah tumbuhnya rambut di bawah tulang pipi.

Smokey eyes
Salah satu riasan mata yang tak pernah habis masanya adalah smoky eyes. Anda tak harus menggunakan warna hitam, tetapi bisa warna biru seperti warna langit di tengah malam. Untuk mencoba warna ini, pilih eyeshadow warna navy blue (biru tua cenderung keunguan), lalu tambahkan eyeshadow warna emas di bagian atas kelopak mata dan sapukan sedikit di bawah bulu mata bagian bawah. Lalu oleskan maskara pada bulu mata bagian atas. Padankan dengan perona pipi warna merah muda dan lipgloss warna pucat. Coba gunakan Oriflame Giordani Gold Mineral Eye Shadow dengan warna topaz brown atau platinum grey. Kandungan amethyst dan mica yang mempertegas warna eyeshadow mudah diaplikasikan, dan memberikan tampilan alami dan halus di kulit. Tahan hingga 9 jam berkilau pada kulit setelah diaplikasikan.

Rambut lurus
Selama musim panas kemarin, rambut model gelombang, atau dikenal juga dengan beachy waves merajalela. Kini rambut lurus panjang kembali berjaya. Disarankan untuk menggunakan serum pelindung panas sebelum menggunakan pelurus rambut. Coba servis terbaru dari Matrix, Power Straight Service menggunakan Opti Straight di salon-salon terkemuka.

Hobo bag
Tas adalah salah satu aksesori penting dalam penampilan wanita. Salah satu tas yang digandrungi musim ini adalah hobo bag. Loewe, produsen tas asal Spanyol yang sudah berdiri sejak 1846, kembali memperkenalkan tas yang sudah dilansir tahun lalu, Calle Bag. Kali ini Calle Bag sudah dimodifikasi sedemikian rupa, dan mengalami perubahan-perubahan yang disesuaikan dengan tren terkini.

Warna-warna gelap
Untuk menjaga kehangatan, pakaian berwarna gelap biasa dikenakan di musim dingin. Tak heran jika koleksi pakaian musim ini banyak menggunakan warna-warna gelap, seperti biru, abu-abu, hitam, dan krem. Seperti yang diperagakan koleksi Marks & Spencer yang baru-baru ini membuka gerai dengan konsep terbarunya di Plaza Indonesia. Nantikan pula koleksi terbaru dari Marks & Spencer di butik ini; akan ada penganan, alas kaki, hingga toilettries mulai 2010 nanti.

Sumber: kompas.com

Scarlett Johansson dan Beyonce adalah contoh yang tepat untuk jenis tubuh hourglass (jam pasir). Ciri-cirinya, pinggang sangat kecil jika dibandingkan dengan lebar pundak dan panggul. Bagian payudara cukup besar dan cenderung menyimpan lemak di seluruh bagian tubuh. Bagian perut cenderung rata, namun paha memiliki tingkat penyimpanan lemak cukup besar. Berikut adalah tips dari buku 1.001 Little Fashion Miracles karangan Caroline Jones dan Fiona Wright untuk memaksimalkan tampilan bagi Anda yang diberkahi bentuk tubuh ini.

* Gaya pakaian ala tahun ‘40-an cocok untuk Anda. Untungnya, gaya pakaian seperti ini selalu berulang, dan pada abad 21 ini segala jenis pakaian bisa dikenakan. Tipe pakaian ini memiliki ciri lebar di bagian atas tubuh, dan menyempit di bagian pinggang, melekuk di bagian pinggang, dan menyempit lagi di bagian kaki.

* Gaya ‘50-an juga cocok untuk bentuk tubuh ini. Pilih jaket dengan ikatan di bagian tengah dan rok bentuk pensil. Pilih pakaian yang dibuat sesuai bentuk tubuh Anda, yang ada sedikit bahan meregangnya (stretch) untuk memaksimalkan tampilan lekuk tubuh. Jangan lupa untuk mengenakan sepatu hak tinggi untuk menyeimbangkan penampilan, sekaligus membuat kaki dan betis terlihat lebih jenjang.

* Sembunyikan paha yang besar dengan rok “penuh”. Kenakan dengan atasan yang memberikan kesan pinggang ramping di pinggang dan sepatu hak tinggi. Kesan yang ditampilkan, bentuk tubuh ramping.

* Jika Anda memilih untuk memberi kesan pinggang ramping, pilihlah ikat pinggang yang kecil, jangan yang besar atau lebar. Ikat pinggang kecil akan memberi kesan lebih seimbang.

* Berinvestasilah pada pakaian dalam yang seamless (tak terlihat jahitannya). Ini penting, agar tidak membentuk garis pada pakaian yang Anda kenakan. Kenakan pula bra yang mampu menutup payudara secara penuh.

* Rok pensil yang high waisted (menutup hingga perut) membentuk dan memeluk lekuk tubuh. Akan terlihat formal dan rapi ketika dikenakan ke kantor dan membuat Anda tampil cukup cantik di malam hari.

* Jangan mencoba menutupi bagian terlebar tubuh Anda (pinggul dan pundak) dengan pakaian longgar dan besar. Anda hanya akan terlihat makin lebar. Coba rengkuh berkah Tuhan ini dengan pakaian dan celana yang sesuai dengan bentuk tubuh.

* Untuk sepatu, coba pilih yang haknya menengah, seperti kitten heels, pilih yang ujungnya membundar atau peep-toe. Jenis sepatu ini akan memberi kesan seksi.

* Lengan baju ¾ juga akan terlihat bagus pada bentuk tubuh ini, karena menyeimbangkan bentuk payudara dan pinggang berlekuk.

* Leher baju yang cocok untuk bentuk tubuh ini adalah yang berbentuk V (V-neck). Karena akan membuat keseimbangan pada payudara dan belahan dada. Namun, jangan ditambahkan dengan aksesori tebal dan besar. Hindari bentuk leher kotak, karena akan membuat bentuk tubuh atas Anda terlihat makin lebar, plus tambah “berat”.

* Siapa bilang bentuk tubuh ini harus menghindari pola print? Sah-sah saja, kok, asalkan mengikuti aturan. Kenakan pakaian dengan print tebal dan besar pada rok siluet A, kenakan dengan kaus atau kemeja polos di atasnya.

* Usahakan untuk tidak mengenakan celana pendek mini jika Anda memiliki panggul lebar dan paha yang besar, karena akan membuat perhatian tertumpu pada bagian tersebut. Cobalah untuk memilih celana yang agak panjang, setidaknya hingga di atas lutut sedikit, pilih warna agak gelap, dan tidak baggy.

* Hindari skinny jeans. Meski Beyonce seringkali mengenakannya, bukan berarti semua orang cocok mengenakannya. Celana yang mengecil di bagian mata kaki dan terlalu ketat pada bagian betis hanya akan memusatkan perhatian pada bagian paha dan bokong Anda. Celana dengan jenis wide-leg atau bootcut akan terlihat lebih manis. Hindari pula celana baggy yang tak memiliki struktur.

* Untuk menyeimbangkan bagian dada, hindari pakaian yang menutup leher, seperti kemeja berkerah. Jika Anda memiliki payudara yang cukup besar, pilih atasan yang bisa menampilkan leher Anda. Jika Anda membeli kemeja, pastikan kancingnya tidak terlalu tinggi, sehingga membuat dada terlihat “sesak”.

* Yang simpel saja. Hindari terlalu banyak aksesori atau embellishment, seperti kerutan, pita, dasi, dan lainnya. Karena tambahan ini hanya akan menambah kesan berat pada pakaian Anda. Tetapkan pilihan pakaian yang simpel, elegan, dan membentuk.

1215358p

 Beyonce dan Scarlett Johansson mengenakan pakaian yang memeluk lekuk pinggang dan bagian dada.

Sumber: kompas.com

Anda mungkin sudah mendengar bahwa pakaian yang menggunakan bantalan pada bahunya (shoulder pads) ngetren lagi. Setidaknya, ngetren di kalangan selebriti Hollywood. Pakaian, khususnya blazer, dengan bantalan bahu dipopulerkan oleh para pemain serial Dynasty yang ditayangkan tahun 1980-an. Ganjalan pada bahu membuat tubuh pemakainya terlihat lebih tegap, merampingkan pinggang, selain menjadi semacam pernyataan sikap sang pemakai. Bahwa ia seseorang yang berpengaruh, memiliki power.

Bantalan bahu yang sedang populer sekarang memiliki bentuk yang sedikit berbeda. Bentuknya lebih ramping, dengan ujung yang meruncing ke atas. Shoulder pads ini juga tidak melulu dipakai untuk jaket atau blazer, tetapi juga atasan dan gaun.

Jennifer Connelly tercatat sebagai orang pertama yang mengenakan gaun dengan bantalan bahu, yaitu ketika menghadiri premier film He’s Just Not That Into You di Los Angeles, 3 Februari lalu. Sayangnya, penampilan Connelly justru dicaci-maki. Beberapa hari kemudian (11/2), Gwyneth Paltrow muncul dengan jas tuxedo satin putih dengan shoulder pads saat menghadiri 14th Annual Unforgettable Evening yang diadakan oleh Entertainment Industry Foundation’s Women’s Cancer Research Fund. Gaya Paltrow cukup menyita perhatian, bahkan tak mengundang caci-maki seperti Connelly.

Victoria Beckham justru dianggap sebagai orang yang mempopulerkan tren ini, meskipun dilaporkan baru memakainya pada bulan April 2009. Ia mengenakan jaket kulit Balmain dengan shoulder pads, seharga 4.050 dollar. Ia beberapa kali terlihat mengenakan jaket yang sama untuk acara-acara kasualnya bersama keluarga. Jaket itu dipakainya dengan legging, skinny jeans, juga tie dye jeans-nya. Ia masih mengoleksi beberapa pakaian berbantalan bahu lain, tak terkecuali gaun Alexander McQueen berwarna kelabu (foto 2).

Selain Beckham, tokoh lain yang dikenal sangat fashionable dan gencar mempopulerkan tren ini adalah Rihanna. Tak terhitung berapa koleksi jaket shoulder pads-nya, dari yang berbahan denim dan kulit, kaus lengan panjang, atasan dari lace, bahkan busana yang baru diperagakan di runway juga langsung dipakainya. Pendek kata, dari blazer yang membuatnya terlihat chic, hingga membuatnya terlihat seperti tukang sulap.

Melihat berbagai gaya yang ditampilkan para selebriti ini, tak bisa disangkal bahwa tren bantalan bahu tak bisa dipakai secara mentah-mentah oleh siapa saja. Si pemakai haruslah orang yang percaya diri, karena sikap dan postur tubuh amat menentukan keindahannya. Bila Anda tertarik mengenakan atasan atau jaket dengan bantalan bahu, ada beberapa cara yang dapat Anda terapkan. Cara Rihanna memakainya bisa menjadi inspirasi Anda.

Do
* Masukkan atasan ngepas badan dengan ukuran pads yang sedang ke dalam rok pensil atau celana panjang Anda. Lihat contohnya pada foto 1 kiri, dimana Rihanna mengenakan atasan Balmain putihnya yang seharga 1.330 poundsterling itu.
* Kenakan atasan shoulder pads dengan gaun mini yang pas di badan, karena akan membuat penampilan terlihat chic.
* Kenakan bantalan bahu untuk jaket dengan gaya militer, karena akan menonjolkan unsur militer tersebut.
* Gunakan bantalan dengan bentuk yang natural untuk cropped jacket sebagai penutup kaus dan jeans. Jaket kulit akan menambah kesan ’80s, sedangkan jas dari wol dengan bantalan yang tak terlalu besar juga masih dapat diterima.
* Pakailah bantalan bahu pada bahan yang cenderung tidak menempel terlalu kuat pada tubuh, atau terlalu stretch.

Don’ts
* Jangan menggunakan bantalan yang terlalu besar sehingga Anda bisa memakainya sebagai bantal. 
* Jangan memilih bantalan dengan bentuk yang aneh, seperti yang dikenakan Rihanna pada foto 3 (kanan). 
* Tak usah mengenakan bantalan yang bentuknya terlalu runcing. Anda hanya akan terlihat seperti salah satu tokoh Star Trek. 
* Jangan memadukan atasan berbantalan bahu dengan tren ’80s lain. 
* Pasang bantalan bahu pada atasan yang pas di badan, bukan yang longgar. Anda akan makin tenggelam di balik pakaian tersebut. 

Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda ingin mengikuti tren pakaian berbantalan bahu ini?

1138032pFoto 1: Rihanna

1138372pFoto 2: Victoria Beckham

1142047pFoto 3: Beyonce, Rihanna

1142455pFoto 4: Gwyneth Paltrow, Miley Cyrus, Jennifer Connelly

Sumber: kompas.com

London mengirimkan pesan sangat tegas untuk tahun 2010: kembali ke tahun 1980-an. Dalam Pekan Mode London yang berlangsung hingga tengah pekan lalu, pesan itu terlihat dari kembalinya “power suit” pada koleksi sebagian besar perancang.

Pesan ekstrem disampaikan desainer asal Kanada, Todd Lynn. Lynn sampai perlu menambahkan perisai pundak untuk menekankan kembalinya bantalan bahu.

Pada tahun 1980-an, gerakan perempuan di tingkat internasional berhasil mencapai tujuan kesetaraan bagi perempuan -Perserikatan Bangsa-Bangsa menyelenggarakan Konferensi Perempuan Sedunia Ketiga di Nairobi, Kenya, pada 1985- dan memberi perempuan kesempatan berkarier di luar rumah.

Maka, power suit menjadi pemandangan umum karena emansipasi diartikan perempuan harus sama dengan laki-laki. Jas berbahu bidang dengan bantalan tebal memberi kesan pinggang yang ramping. Padanannya, rok span dengan sepatu pantofel.

Kembalinya bantalan bahu sudah terlihat sejak tahun lalu, tetapi kali ini pesan itu sangat tegas.

Dari Paul Smith, Vivienne Westwood, Burberry Prorsum, Pringle of Scotland, Julien MacDonald, Matthew Williamson, Bora Aksu, hingga generasi terbaru perancang Inggris, seperti Christopher Kane, Marios Schwab, Emilio de la Morena, hingga Hannah Marshall membuat busana yang menekankan pada pundak, tetapi dengan interpretasi baru sesuai suasana zaman saat ini.

Sebagian tetap berupa setelan blazer dengan celana panjang berpipa sempit atau rok mini, sebagian yang lain hadir melalui gaun mini. MacDonald memadukannya dengan blok warna, Burberry dengan draperi, dan Paul Smith memakai warna cerah yang terinspirasi dari Kongo untuk melambangkan optimisme menghadapi ekonomi dunia yang masih lesu.

Yang juga akan menjadi arah baru tahun depan adalah motif kotak-kotak poleng, seperti yang ditawarkan Christopher Kane. Kane menyajikan motif poleng dalam warna hitam putih atau biru lembut di atas sifon. Motif ini berjaya pada tahun 1950-an dan 1970-an dengan siluet yang mengingatkan pada era 1950-an. Kane, perancang muda Inggris yang sedang naik daun, memakai kerung di pinggang atau punggung, juga arah baru untuk 2010.

Pekan Mode London kali ini merayakan 25 tahun kelahirannya dengan antara lain Burberry dan Matthew Williamson kembali menggelar koleksi mereka di sana. Sebelumnya, Burberry menggelar rancangannya di Milan dan Williamson di New York.

London selalu dikenal sebagai kota yang melahirkan banyak perancang berbakat, tetapi mereka meraih keberhasilan di luar Inggris. Berbeda dari Milan yang didukung industri tekstil dan Paris didukung pemodal besar, perancang muda Inggris harus mencari dana sendiri untuk berkembang.

Beberapa tahun terakhir, British Fashion Council membuat skema pendanaan bagi perancang muda dengan membiayai pergelaran panggung atau pameran khusus dalam Pekan Mode London. Hannah Marshall dan Emilio de la Morena yang arsitek, tahun lalu mendapat hibat ikut pameran perancang muda dan tahun ini menggelar rancangan mereka dalam acara utama pekan mode. Ritel mode terbesar, TopShop, ikut mensponsori pergelaran para perancang muda Inggris.

Sayangnya, London belum berhasil menyejajarkan diri dengan New York, Milan, dan Paris dalam menarik pembeli dan wartawan. Keadaan boleh jadi akan berubah karena desainer dari generasi lebih muda, lebih mau mendengar masukan dari pembeli. London memang toleran terhadap berbagai budaya sehingga melahirkan perancang dengan kreativitas tinggi dan kerap menentang arus utama. Tetapi, pada ujungnya kreativitas harus bisa dijual agar label bisa bertahan dan berkembang.

1237368p

Rancangan Todd Lynn, Burberry Prorsum, dan Matthew Williamson menekankan kembalinya tren bantalan bahu.

Sumber: kompas.com